FAKTOR RISIKO KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA 45 - 50 TAHUN DI DUSUN TUNJANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS MASBAGIK TAHUN 2025

BAIQ, ETIMIYARNI (2025) FAKTOR RISIKO KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA 45 - 50 TAHUN DI DUSUN TUNJANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS MASBAGIK TAHUN 2025. Skripsi thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) HAMZAR.

[thumbnail of SKRIPSI.pdf] Text
SKRIPSI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[thumbnail of NASKAH PUBLIKASI.pdf] Text
NASKAH PUBLIKASI.pdf - Published Version

Download (918kB)

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah penyakit tidak menular yang ditandai dengan tekanan darah ≥130/80 mmHg dan bisa menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Karena sering tidak bergejala, penyakit ini dikenal sebagai silent killer. Kasus hipertensi cenderung meningkat seiring bertambahnya usia, terutama pada usia 45–50 tahun yang termasuk usia dewasa akhir. Data Puskesmas Masbagik tahun 2025 menunjukkan jumlah penderita hipertensi usia 45 tahun cukup tinggi, khususnya di Dusun Tunjang.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis hubungan faktor risiko seperti usia, jenis kelamin, perilaku merokok, dan aktivitas fisik terhadap kejadian hipertensi pada usia 45–50 tahun di Dusun Tunjang, Wilayah Kerja Puskesmas Masbagik Tahun 2025.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif cross sectional untuk menganalisis faktor risiko hipertensi pada usia 45–50 tahun. Data dikumpulkan sekali terhadap variabel usia, jenis kelamin, merokok, dan aktivitas fisik. Populasi sebanyak 136 orang di Dusun Tunjang, dengan sampel 58 responden yang dipilih secara acak menggunakan rumus Slovin. Penelitian dilakukan pada Mei–Juni 2025. Analisis data menggunakan uji Chi-Square, Fisher’s Exact (jika expected count <5), dan uji Spearman Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia 45–47 tahun
(55,2%), laki-laki (79,3%), perokok berat (53,4%), dan memiliki aktivitas fisik ringan (75,9%). Uji Chi-Square menunjukkan hubungan signifikan antara usia dan hipertensi (p= 0,011). Uji Fisher menunjukkan hubungan signifikan antara jenis kelamin dan hipertensi (2-tailed p = 0,021; 1-tailed p = 0,016). Uji Spearman menunjukkan hubungan signifikan antara perilaku merokok (r = 0,448; p = 0,000) dan aktivitas fisik (r = 0,375; p = 0,000) dengan hipertensi.
Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara usia, jenis kelamin,
perilaku merokok, dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada usia 45–50
tahun berdasakan uji yang Chi-Square menunjukkan hubungan usia dengan hipertensi (p = 0,011), uji Fisher menunjukkan hubungan jenis kelamin dengan hipertensi (p = 0,021), dan uji Spearman menunjukkan korelasi positif antara merokok (r = 0,448; p = 0,000) serta aktivitas fisik (r = 0,375; p = 0,000) dengan tingkat hipertensi.

Kata Kunci : Faktor Risiko, Hipertensi, Usia 45–50 Tahun

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Gerontik
Divisions: Prodi S1 Ilmu Keperawatan
Depositing User: S.IP. Abdul Mutaal Hakim
Date Deposited: 11 Mar 2026 05:45
Last Modified: 11 Mar 2026 05:45
URI: http://eprints.stikeshamzar.ac.id/id/eprint/923

Actions (login required)

View Item
View Item