EFEKTIVITAS KOMPRES BAWANG MERAH (ALLIUM CEPAR VAR AGGREGATUM) DENGAN KOMPRES JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) DALAM MENURUNKAN SKALA NYERI SENDI OSTEOARTHRITIS PADA LANSIA DI DESA PENEDAGANDOR

NINDA, JULIANA (2025) EFEKTIVITAS KOMPRES BAWANG MERAH (ALLIUM CEPAR VAR AGGREGATUM) DENGAN KOMPRES JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) DALAM MENURUNKAN SKALA NYERI SENDI OSTEOARTHRITIS PADA LANSIA DI DESA PENEDAGANDOR. Skripsi thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) HAMZAR.

[thumbnail of SKRIPSI_NINDA JULIANA.pdf] Text
SKRIPSI_NINDA JULIANA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of NASKAH PUBLIKASI_NINDA JULIANA.pdf] Text
NASKAH PUBLIKASI_NINDA JULIANA.pdf - Published Version

Download (655kB)

Abstract

Latar Belakang: Osteoarthritis adalah penyakit sendi degeneratif yang umum terjadi pada lansia, ditandai dengan nyeri sendi yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Penatalaksanaan nonfarmakologis seperti kompres herbal menjadi salah satu terapi alternatif yang efektif.
Kompres bawang merah dan jahe mengandung senyawa antiinflamasi dan analgesik yang dapat membantu mengurangi nyeri sendi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas kompres bawang merah dan kompres jahe dalam menurunkan skala nyeri sendi osteoarthritis pada lansia.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen dan metode dua kelompok pre-test dan post-test. Jumlah sampel sebanyak 34 lansia, dibagi
menjadi dua kelompok (kompres bawang merah dan kompres jahe, masing-masing 17 orang).
Intervensi dilakukan selama 3 hari berturut-turut. Skala nyeri diukur menggunakan Numerical Rating Scale (NRS). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney.
Hasil: Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa kedua jenis kompres secara signifikan menurunkan skala nyeri (p = 0,000). Pada kelompok kompres bawang merah, sebelum intervensi 10
responden (58,8%) mengalami nyeri sedang, dan setelah intervensi 9 responden (52,9%) mengalami nyeri ringan. Pada kelompok kompres jahe, sebelum intervensi 9 responden
(52,9%) mengalami nyeri sedang dan 8 responden (47,1%) mengalami nyeri berat, kemudian menurun menjadi 11 responden (64,7%) mengalami nyeri ringan setelah intervensi. Namun,
berdasarkan uji Mann-Whitney diperoleh nilai p = 0,687 (p > 0,05) yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara efektivitas kompres bawang merah dan kompres jahe.
Kesimpulan: Kompres bawang merah dan kompres jahe sama-sama efektif dalam menurunkan skala nyeri sendi osteoarthritis pada lansia, dengan efektivitas yang tidak berbeda signifikan.

Kata Kunci : Kompres Bawang Merah, Kompres Jahe, Nyeri Sendi, Osteoarthritis, Lansia

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Gerontik
Divisions: Prodi S1 Ilmu Keperawatan
Depositing User: S.IP. Abdul Mutaal Hakim
Date Deposited: 08 May 2026 03:06
Last Modified: 08 May 2026 03:06
URI: http://eprints.stikeshamzar.ac.id/id/eprint/961

Actions (login required)

View Item
View Item