FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERKAWINAN ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RARANG

ASRI YUYU SAMSIAR, 113420006 (2022) FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERKAWINAN ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RARANG. Skripsi thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) HAMZAR.

[thumbnail of ASRI YUYU SAMSIAR_113420006.pdf] Text
ASRI YUYU SAMSIAR_113420006.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang : Perkawinan anak adalah sebuah pernikahan yang satu atau
kedua pasangan berusia dibawah 19 tahun. Jadi, sebuah pernikahan disebut
perkawinan anak jika kedua atau salah satu pasangan masih berusia dibawah 19
tahun. Berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di wilayah
kerja Puskesmas Rarang terdapat 67 perkawinan anak yang tersebar di desa yaitu
lando 20 kasus, rarang tengah 13 kasus, selagek 12 kasus, Rarang 10 kasus,
Jenggik 5 kasus, Rarang selatan 4 kasus, rarang batas 3 kasus dan embung
kandong 2 kasus. dari 10 ibu yang menikah pada usia di bawah 19 tahun.
Perkawinan anak dikarenakan rendahnya pengetahuan dan rendahnya tingkat
pendidikan.
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang
berhubungan dengan perkawinan anak di wilayah kerja Puskesmas Rarang Tahun
2021.
Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan yakni observasional analitik
dengan pendekatan case control. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 134
orang. Pengumpulan data dengan menggunakan alat bantu kuesioner.
Hasil : Responden yang perkawinan anak yaitu sebanyak 67 orang (50%) sebagai
kasus dan tidak perkawinan anak sebanyak 67 orang (50%) sebagai kasus kontrol.
Pada penelitian ini didapatkan bahwa jumlah responden yang terbanyak yaitu
Pendidikan menengah 73 orang (54.5%), pendidikan dasar 55 orang (41%) dan
yang paling sedikit yaitu berpendidikan tinggi 6 orang (4,5%). Pengetahuan baik
yaitu sebanyak 41 orang (30,6%) dan yang kurang 41 orang (30,6%) dan yang
pengetahuan sedang terbanyak yaitu 52 orang (38,8%).Pendidikan dasar (50%),64
orang(47,8%) berpendidikan menengah dan 3 orang (2,2%) berpendidikan tinggi.
Tabulasi data didapatkan Sebagian besar orang tua responden memiliki pekerjaan
yaitu sebanyak 126 orang (94%) dan hanya 8 orang (6%) yang tidak bekerja.
Hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi Square didapatkan nilai p-value >
α = 0,05 Artinya ada pengaruh faktor Pendidikan,pengetahuan,pendidikan orang
tua terhadap perkawinan anak dan tidak ada hubungan antara perkerjaan orang tua
terhadap perkawinan anak karna di dapat hasil p-value 0,466 < α = 0,05.
Kesimpulan : Faktor-faktor yang berhubungan dengan perkawinan anak yaitu
faktor Pendidikan, pengetahuan dan pendidikan orang tua, sedangkan tidak ada
hubungan anatara faktor pekerjaan orang tua dengan kejadian perkawinan anak.
Kata Kunci : Pengetahuan, pendidikan, pekerjaan orang tua, Perkawinan anak

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pengetahuan, pendidikan, pekerjaan orang tua, Perkawinan anak
Subjects: Kebidanan > Keluarga Berencana (KB)
Kebidanan > Kesehatan Reproduksi
Divisions: Prodi S1 Pendidikan Bidan
Depositing User: S.IP. Abdul Mutaal Hakim
Date Deposited: 18 Aug 2022 03:35
Last Modified: 18 Aug 2022 03:35
URI: http://eprints.stikeshamzar.ac.id/id/eprint/194

Actions (login required)

View Item
View Item